TAPANULI TENGAH – Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melaksanakan peninjauan dapur umum di hunian sementara yang berlokasi di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana tetap berjalan secara optimal.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung proses penyelenggaraan dapur umum yang menjadi salah satu layanan utama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan. Selain memastikan ketersediaan logistik, rombongan juga mengecek kualitas makanan, kebersihan area pengolahan, serta kesiapan petugas dalam mendistribusikan makanan kepada para penyintas yang berada di hunian sementara.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana merupakan prioritas pemerintah. Kehadiran dapur umum diharapkan mampu menjamin kebutuhan konsumsi para penyintas sehingga mereka dapat menjalani masa pemulihan dengan lebih baik.
Selain meninjau dapur umum, rombongan juga melihat kondisi hunian sementara serta berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan kebutuhan dan kendala yang masih dihadapi selama berada di lokasi pengungsian. Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi pelayanan agar bantuan yang diberikan semakin tepat sasaran.
Melalui koordinasi dan sinergi lintas sektor antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta instansi terkait, berbagai upaya terus dilakukan untuk memastikan seluruh pelayanan bagi masyarakat terdampak bencana dapat berjalan secara efektif. Pemerintah berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkelanjutan, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, penyediaan hunian sementara yang layak, hingga dukungan terhadap proses rehabilitasi dan pemulihan pascabencana.
Dengan peninjauan ini diharapkan seluruh layanan yang diberikan kepada masyarakat terdampak dapat terus terjaga kualitasnya, sehingga para penyintas memperoleh rasa aman, nyaman, serta dukungan yang memadai selama masa penanganan bencana hingga kembali ke kehidupan yang normal.